Whey, seringkali terdengar akrab di para pecinta fitness, workout, ataupun kegiatan pembentukan otot lainnya. Akan tetapi, sebenarnya whey merupakan bahan pangan bernutrisi tinggi yang bermanfaat bagi siapapun. Berasal dari susu, whey adalah hasil samping dari proses pembuatan keju atau yoghurt, tetapi mengandung protein yang berkualitas tinggi bagi tubuh.
Apa itu Whey?
Whey adalah cairan bening kekuningan yang terbentuk dari pemisahan koagulan (curd) pada proses pembuatan keju ataupun yoghurt. Zat ini mengandung protein, laktosa, mineral, dan sedikit kandungan lemak. Terdapat dua jenis whey secara umum, yaitu sweet whey, yang berasal dari pembuatan keju dengan rennet seperti cheddar, dan acid whey yang terbuat dari keju asam seperti ricotta. Whey biasanya diolah menjadi bubuk whey protein yang populer untuk suplemen olahraga.

Manfaat Whey untuk Kesehatan
Whey memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan, antara lain:
- Meningkatkan massa dan perbaikan otot: whey mengandung semua asam amino esensial, terutama leusin (salah satu asam amino rantai cabang, BCAA), yang mendukung sintesis protein otot, sehingga bahan ini populer dikalangan para atlet yang bertujuan untuk membentuk atau menjaga massa otot.
- Membantu menurunkan berat badan: jumlah protein yang tinggi dalam whey dapat meningkatkan rasa kenyang, mengurangi nafsu makan, dan menjaga otot ramping selama pembakaran lemak, dan meningkatkan pembakaran lemak.
- Meningkatkan kesehatan kardiovaskuler: whey protein memungkinkan untuk menurunkan LDL kolesterol dan trigliserida, meningkatkan HDL kolesterol, menurunkan tekanan darah, meningkatkan fungsi kardiovaskuler dan mengurangi inflamasi.
- Meningkatkan fungsi imum: mempromosikan produksi glutathione dan menyuplai senyawa-senyawa yang mendukung imun.
Bagaimana Cara Mengonsumsi Whey?
- Sebagai suplemen whey protein, dapat dicampir air atau susu
- Dicampur dalam smoothie, bisa dicampur buah untuk menu sarapan sehat
- Diminum sebagai minuman fermentasi, whey dapat difermentasi untuk dijadikan minuman whey.